Home > Other > ...

Aksi Pada 1 September

Hai SNIPers! Pada tanggal 1 September 2025 jam 13:00 WITA, ribuan warga bersama mahasiswa tergabung dalam aliansi yang besar. mereka menggelar aksi demo damai di depan Kantor DPRD Kota Balikpapan, yang menyikapi rencana kenaikan tunjangan dan gaji DPR RI karena dianggap tidak sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat sekarang.


Jalannya Aksi


Aksi demo damai di Balikpapan ini diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan long march singkat menuju titik kumpul di kawasan Taman Bekapai. Orator aksi menyampaikan kritik bahwa seharusnya DPR lebih memprioritaskan kepentingan rakyat dibanding menambah fasilitas dan tunjangan pribadi. "DPR seharusnya menjadi simbol pengabdian, bukan kemewahan. Saat rakyat berjuang menopang hidup, mereka justru menambah tunjangan dan fasilitas yang tidak mendesak," Ujar Faisal Basri, Ekonom Universitas Indonesia. (Detik.com)



Menariknya, demo ini dihiasi dengan momen unik berupa penampilan musik akustik bertema perjuangan, serta teatrikal yang menggambarkan kesenjangan kehidupan rakyat kecil dengan para wakil rakyat. Hal tersebut menciptakan suasana yang berbeda kritik tetap tersampaikan tanpa adanya kericuhan yang besar.


Beberapa peserta aksi menyatakan bahwa mereka tidak menolak keberadaan DPR sebagai lembaga penting negara, namun menuntut adanya penyesuaian tunjangan yang lebih adil, serta keterbukaan informasi publik terkait alokasi anggaran.


Tuntutan utama masyarakat


1. Penolakan kenaikan tunjangan DPR


Tunjangan tersebut adalah rumah dan transportasi, karena dinilai tidak adil di tengah kesulitan ekonomi rakyat.


2. Isu lokal Balikpapan


Seperti isu penanganan banjir, suplai air bersih, kelangkaan elpiji, kualitas beras, kenaikan PBB, serta transparansi anggaran kota dan penerapan zonasi sekolah yang dikeluhkan masyarakat.


Respons DPRD Balikpapan


Ketua dan wakil ketua DPRD kota balikpapan yaitu Alwi Al Qadri dan Budiono beserta seluruh anggota DPRD kota balikpapan langsung turun menemui massa aksi. Mereka menegaskan bahwa pemerintah pusat telah membatalkan rencana kenaikan tunjangan DPR dan tidak ada kenaikan gaji DPR saat ini DPRD menyambut aspirasi secara resmi dan meminta peserta demo menyusun berita acara tuntutan untuk ditindak lanjut bersama lembaga terkait (PemKot, DPU, PDAM Tirta, dsb). Dalam waktu 1–2 hari, Budiono mengimbau agar aksi benar-benar berjalan damai dan kondusif tanpa adanya provokasi atau kerusuhan.


Demo damai di Balikpapan ini menunjukkan bahwa masyarakat masih memiliki kepedulian besar terhadap pengelolaan keuangan negara. Pesan utama dari aksi tersebut adalah perlunya transparansi, keadilan, dan empati DPR terhadap rakyat yang mereka wakili. "Krisis kepercayaan publik terhadap DPR akan terus berlanjut jika mereka tidak menunjukkan empati dan transparansi. Rakyat butuh bukti, bukan sekadar janji-janji politik, "Ujar Ray Rangkuti, Direktur Lingkar Madani. (Detik.com)


Selama tuntutan masyarakat belum ditanggapi dengan serius, gerakan serupa akan terus terjadi di berbagai daerah dan mungkin demo yang lebih besar akan terjadi.

Tags :

#SNIPbisa #SNIPedia

Ditulis oleh :

Ahmad Tsaqif