Home > Other > ...
Apa itu Hilal?
Hai SNIPers! Gimana nih kabar kalian? Semoga puasanya masih kuat dan semangat terus ya!
Pada Jumat, 28 Februari 2025 di malam hari telah dilaksanakan siaran hasil Sidang Isbat yang menyatakan awal Ramadhan 2025, oleh Kementrian Agama. Hasil sidang isbat menetapkan Sabtu, 1 Maret 2025 sebagai 1 Ramadhan awal Ramadhan 1446 Hijriyah.
Nah SNIPers, kalian tau ga sih apa yang mendasari Sidang Isbat tersebut?
Jadi SNIPers, di dalam Islam pergantian bulan hijriah ditandai dengan munculnya hilal, yaitu bulan sabit tipis yang pertama kali terlihat setelah matahari terbenam. Hilal memiliki peran penting dalam kalender Islam, terutama dalam penentuan awal Ramadhan. Keberadaannya menjadi acuan utama dalam menentukan kapan umat Islam mulai menjalankan ibadah puasa.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hilal berarti bulan sabit atau bulan yang terbit pada tanggal satu bulan Kamariah. Secara etimologi, hilal berasal dari bahasa Arab dari kata hilāl yang memiliki arti bulan sabit dan dari kata halla yang berarti menderas (tentang hujan) atau tampak.

Dalam menentukan hilal biasanya terdapat dua metode, yakni metode rukyat dan hisab. Dengan adanya teknologi modern, pengamatan hilal semakin akurat, tetapi tetap mengacu pada keputusan bersama yang diambil dalam Sidang Isbat, itu kenapa setiap satu hari sebelum puasa pasti akan di selenggarakan siaran hasil Sidang Isbat Snipers!
Sederhananya, metode rukyat adalah metode yang dilakukan dengan cara mengamati langsung hilal atau bulan sabit muda di langit. Sedangkan Hisab dapat diartikan sebagai perhitungan secara matematis dan astronomis untuk menentukan posisi Bulan dalam awal bulan di kalender Hijriah.
Kalender Hijriah, yang dipakai dalam penanggalan Islam, dihitung berdasarkan peredaran Bulan. Fasenya bermula dari bulan mati, sabit tipis, berkembang menjadi purnama, hingga kembali sabit dan hilang dari langit. Hilal menjadi bukti paling kuat telah bergantinya periode fase bulan yang didahului bulan sabit tua dan bulan mati. Dalam konteks awal bulan puasa, itu menjadi bukti bergantinya bulan Syakban ke Ramadan.
"Tapi, kalau Hilal nya engga keliatan gimana dong?". Nah SNIPers, kalau Hilal tidak terlihat atau gagal terlihat, maka bulan atau kalender berjalan digenapkan (istikmal) menjadi 30 hari. Hal ini berpegangan pada hadits Nabi Muhammad Saw : “Berpuasalah kamu karena melihat hilal dan berbukalah kamu karena melihat hilal, jika terhalang maka genapkanlah (istikmal)”.
Jadi, sekarang udah ga penasaran lagi dong tentang Hilal dan Sidang Isbat itu?
Selamat menunaikan ibadah puasa serta amal ibadah lainnya bagi yang menjalankan. Semoga Allah menerima amal ibadah kita di bulan yang penuh berkah ini yaa SNIPers.